KONDISI PAPUA SAAT INI
LETAKNYA
• Provinsi tertimur
• Pintu gerbang ke kawasan Asia Pasifik
PENDUDUK
• Jumlah penduduk 2.162.847 jiwa ( tidak lebih dari 1% penduduk Indonesia )
• Laju pertumbuhan 3.18%
• 70% penduduk tinggal di pedesaan atau daerah terpencil
• Suku dan etnis yang beraneka ragam
LUASNYA
• Provinsi terbesar
• Luas sekitar 410.00 Km2 ( 20% luas daratan Indonesia )
• Medan daratan terberat di Indonesia
• Daratan rendah terluas, pegunungan tertinggi rawa sangat luas
FLORA – FAUNA
• Provinsi yang memiliki species - species fauna yang sangat unik dan kaya
KEKAYAAN ALAM
• Ibarat raksasa sedang tidur, Tembaga, Emas, Biji Besi, Batu Bara, Minyak Bumi dan Gas Alam Cair, Perikanan, dan Hutan
LAJU PENGEMBANGAN
• Provinsi tertinggal pembangunannya dibandingkan provinsi – provinsi lain
SOSIAL BUDAYA
• Provinsi dengan aneka etnis dan kebudayaan yang unik dan kaya
DAYA SAING PAPUA
INFRASTRUKTUR
• Pembangunan Infrastruktur tidak mengalami kemajuan berarti ( Jalan, jembatan, listrik, air minum )
• Sulitnya mobilitas sosial dan ekonomi antar daerah.
POLTIK
• Otsus belum dilaksanankan secara murni
• Ketidaktegasan pemerintah pusat atas penyelesaian masalah di Papua
DAERAH PESAING
• Pendatang selalu lebih unggul dari penduduk asli khususnya dalam pendidikan dan pekerjaan
• Daerah lain cenderung lebih aman dan mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah pusat khususnya Jawa dan Sumatera
EKONOMI
• Pertumbuhan cenderung munurun
• Pengangguran dan kemiskinan bertambah
• Partisipasi penduduk asli Papua terpinggirkan
? Dana Pemerintah besar Rp. 13,5 triliun.
? Kewenangan sangat besar melalui Otsus.
? Kekayaan alam besar.
? Tragisnya meski rakyat sedikit tetapi mereka hidup miskin diatas kekayaan alam sendiri.
? Harusnya ada terobosan.
SOSIAL – BUDAYA
• Pendidikan dan kesehatan sangat memprihatinkan.
• HIV/AIDS masalah terbesar di Papua.
POTENSI PASAR DAN INVESTASI
• Orientasi ke Jepang, Australia dan negara-negara Pasifik lainnya.
• Menjadi pensuplai pertanian dan sayuran ke seluruh Indonesia Tengah.
BIROKRASI DAN REGULASI
• Birokrasi dan Wakil Rakyat kurang efektif dalam mengutamakan kepentingan rakyat
selengkapnya : selayangpandang.doc